Bek Arsenal Mathieu Debuchy Harus Absen Selama Tiga Bulan

Mathieu Debuchy akan absen selama kurang lebih tiga bulan setelah menjalani operasi karena cedera pergelangan kaki
Mathieu Debuchy terpaksa ditandu keluar saat Arsenal melawan Manchester City

Bek kanan Arsenal, Mathieu Debuchy akan absen selama kurang lebih tiga bulan setelah menjalani operasi karena cedera pergelangan kaki. Pemain berusia 29 tahun itu terpaksa ditandu keluar saat Arsenal melawan Manchester City pada 13 September setelah terjatuh dan mengalami kerusakan ligamen.
Manajer The Gunners, Arsene Wenger mengatakan operasi “telah berjalan dengan baik” tetapi menambahkan bahwa tidak adanya absennya Debuchy untuk waktu yang cukup lama “merupakan pukulan bagi Arsenal”. “Seberapa besar pengaruhnya hanya akan kita ketahui setelah ini karena hal itu akan tergantung kepada seberapa baik kita bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkannya. Kami membeli [Calum] Chambers untuk itu,” tambah Wenger.
Chambers, yang dikontrak dalam sebuah kesepakatan senilai 16 juta Pounds dari Southampton pada bulan Juli lalu, juga mengalami cedera setelah Arsenal bermain imbang dengan City sehingga pemain asal Spanyol, Hector Bellerin yang baru berusia 19 tahun menggantikan Debuchy dan pertandingan di ajang Liga Champions melawan Borussia Dortmund tersebut berakhir dengan kekalahan 2-0 bagi Arsenal. Chambers, pemain yang juga baru berusia 19 tahun kembali turun pada pertandingan Liga Premier yang berakhir dengan kemenangan atas Aston Villa Sabtu lalu dan kini siap untuk diturunkan dalam jangka panjang di posisi sayap.

Pemain asal Perancis Debuchy dibeli oleh The Gunners dari Newcastle pada bursa trnsfer musim panas dan bermain dalam kemenangan Community Shield atas City. Setelah itu ia turut tampil dalam enam pertandingan, termasukpada saat pertandingan melawan Besiktas di kualifikasi Liga Champions di mana ia terkena kartu merah, sebelum menderita cedera pada pergelangan kaki kirinya.

Di Maria – Saya Bertekad Membayar Kepercayaan Van Gaal

Louis Van Gaal merupakan salah satu alasan utama kedatangan Angel Di Maria ke Manchester United
Angel Di Maria mencetak dan memberikan satu assist dalam kemenangan pertama United musim ini – mengalahkan QPR 4-0.

Bintang Manchester United, Angel di Maria sangat ingin membayar kepercayaan yang ditunjukkan kepada dirinya oleh Louis van Gaal. Manajer United, Van Gaal memecahkan rekor transfer Inggris untuk membawa Di Maria dari Real Madrid ke Old Trafford, menghabiskan 59.7 juta Pounds untuk pemain asal Argentina tersebut.

Di Maria menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas atas pada hari Minggu lalu, mencetak dan memberikan satu assist dalam kemenangan pertama United musim ini – mengalahkan QPR 4-0. United menghabiskan lebih dari 150 juta Pounds di bursa transfer musim ini dengan membawa pemain-pemain bintang lainnya seperti Ander Herrera, Luke Shaw, Marcos Rojo, Daley Blind dan Radamel Falcao.

Dan Di Maria sangat ingin untuk membuktikan kemampuannya kepada fans United dan Van Gaal. “Van Gaal benar-benar penting untuk kedatangan saya ke sini,” kata Di Maria kepada Perform. “[Dia] adalah salah satu orang pertama yang berbicara tentang membawa saya ke sini. Pelatih selalu memiliki keputusan terakhir tentang para pemain yang dia inginkan. “Saya benar-benar berterima kasih padanya karena berkat dia, saya sekarang bermain untuk United.

“Saya terus berusaha untuk lebih baik lagi setiap harinya dan untuk alasan itu saya ingin datang ke sini untuk United. Saya perlu untuk mengubah hidup saya. Saya akan mencoba sebaik-baiknya untuk bermain dengan cara yang benar. “Saya akan mencoba melakukan yang terbaik pada setiap pertandingan saya dan menunjukkan saya layak untuk datang ke Old Trafford.”

United – yang berada di peringkat ketujuh di Liga Premier musim lalu – mengawali awal musim mereka bersama Van Gaal dengan tersendat-sendat. Mereka hanya mampu meraih dua angka dari tiga pertandingan pertama mereka di Liga Premier dan harus tersingkir dari Piala Liga oleh tim lapis ketiga MK Dons dalam kekalahan mengejutkan 4-0 bulan lalu.

Tapi kemenangan kandang hari Minggu lalu sangat menggembirakan karena pemain baru Di Maria, Herrera, Buta dan Falcao semua tampil luar biasa. Dan Di Maria yakin klubnya bisa bersaing dan meraih posisi empat besar. “Manchester United sedang mencoba untuk tumbuh,” tambahnya. “Kami sudah tahu bahwa kami tidak memulai Liga Premier dengan baik. [Tapi] hal-hal seperti itu selalu terjadi dalam sepak bola. “

Pertandingan berikutnya Di Maria bersama Manchester United akan terjadi di Leicester City pada hari Minggu.

Menez Merasa Senang Dengan Kemenangan Milan

Menez menikmati bermain di Milan di bawah kepemimpinan Filippo Inzaghi
Pemain asal Perancis Jeremy Menez menambah koleksi golnya di Serie A melalui tendangan penalti pada babak pertama dan tendangan tumit menjelang akhir pertandingan

Jeremy Menez merasa sangat senang dapat mencetak dua gol saat Milan memenangkan sebuah pertandingan menegangkan dengan sembilan gol yang berakhir dengan skor 5-4 saat melawan Parma, hari Minggu. Pemain asal Perancis tersebut menambah koleksi golnya dari pertandingan pembukaan musim melalui tendangan penalti pada babak pertama dan tendangan tumit menjelang akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan bagi Milan.

Setelah membawa bola melewati Antonio Mirante, sang striker maju mengejar bola di sepanjang garis gawang sebelum tendangannya membuat penjaga gawang Parma kebingungan. Menez pindah ke Italia setelah musim lalu yang buruk bersama Paris Saint-Germain dan mengatakan dia menikmati bermain di bawah kepemimpinan Filippo Inzaghi. Bermain di pusat serangan menggantikan Fernando Torres yang mengalami cedera, pemain berusia 27 tahun tersebut bermain dengan cemerlang di Stadion Ennio Tardini dengan menjalankan beberapa serangan yang cermat tetapi mengakui bahwa Milan harus memperbaiki pertahanan mereka.

“Kami memainkan pertandingan yang bagus dan mengambil terlalu banyak risiko, kami memegang kendali pada pertandingan ini dan bagi kami kebobolan empat gol memang sedikit aneh,” katanya kepada Sky Sport Italia. “Tapi pada akhirnya yang penting adalah kemenangan itu. “Tim ini menunjukkan keberanian dan semangat pantang menyerah. Saya mencoba untuk melakukan semua yang saya bisa dan membantu tim ini. Malam ini kami banyak kehilangan gol dan harus bekerja keras untuk memperbaiki itu. “Saya merasa baik, tim ini dan pelatih banyak membantu saya dan saya senang berada di Milan.”

Kemenangan Milan membuat mereka berada di papan atas klasmen di awal musim ini bersama-sama dengan Juventus dan Roma, dan sang juara bertahan akan menjadi lawan berikutnya untuk tim Inzaghi di San Siro.

Garry Monk – Manajer Swansea City Mendapat Penghargaan Manajer Terbaik Bulan Ini

Tim asuhan Garry Monk berada di urutan kedua di klasmen di bawah Chelsea dengan selisih gol
Swansea City mengawali musim ini dengan kemenangan 100%

Manajer Swansea City, Garry Monk memenangkan penghargaan manajer terbaik bulan Agustus dari Liga Premier Barclays setelah klubnya mengawali musim ini dengan kemenangan 100%.

Monk telah membimbing Swansea meraih tiga kemenangan – satu pertandingan tandang ke Manchester United dan dua pertandingan kandang melawan Burnley dan West Brom. Pihaknya berada di urutan kedua di klasmen di bawah Chelsea, yang akan mereka hadapi pada pertandingan tandang hari Sabtu ini, dengan selisih gol.

“Ini merupakan sebuah kehormatan dan hak istimewa,” kata Monk, yang menujukan penghargaan itu kepada semua staf di klub asal Welsh tersebut. Penghargaan semacam ini berarti bahwa sebagai sebuah tim, kami telah melakukan sesuatu dengan benar. Pada saat ini, kami ingin mencoba untuk menjaga momentum ini ke depannya dan mudah-mudahan kami bisa melanjutkan itu.”

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, Manajer Stoke, Mark Hughes dan manajer Aston Villa, Paul Lambert termasuk dalam kandidat penerima penghargaan tersebut. Selain tiga kemenangan di Liga Premier, Swansea juga meraih kemenangan di Stadion Liberty pada ajang Piala Liga melawan Rotherham United.

Monk mengatakan para pemainnya menunjukkan atribut yang berbeda dalam tiga kemenangan Liga Premier pada bulan Agustus yang lalu. “Tim kami tampil dengan sangat baik pada saat melawan Manchester United,” kata Monk. “Melawan Burnley, kami harus menunjukkan sisi lain dari permainan kami di mana kami harus benar-benar bermain serius di babak kedua dan menunjukkan kualitas pertahanan kami.

“Melawan West Brom, kami unggul dalam kepemilikan bola dan mencetak beberapa gol yang sangat baik dan menciptakan sangat banyak peluang. Ketiga pertandingan telah mencakup semua aspek permainan kami, dan itu merupakan hal yang sangat baik. Tetapi kami harus terus meningkatkan dan mempertahankan hal itu.”

Euro 2016 – Gareth Bale Mungkin Akan Diturunkan Sebagai Striker Saat Wales Melawan Andorra

Wales belum pernah lolos ke babak final dari sebuah kompetisi utama sejak Piala Dunia 1958
Gareth Bali bisa bermain di posisi manapun

Manajer Wales, Chris Coleman mengatakan Gareth Bale bisa menjadi penyerang tengah dalam pembukaan kualifikasi Euro 2016 Selasa ini di Andorra. Cedera yang dialami Sam Vokes akan membuat Wales kekurangan pilihan menyerang, meninggalkan Charlton Simon Church sebagai satu-satunya striker di dalam skuad. Hal ini bisa berarti pemain Real Madrid, Gareth Bale akan dialihkan dari sektor sayap ke posisi peyerang tengah pada pertandingan melawan tim yang kurang diunggulkan di Grup B, Andorra.

“Bukan rahasia besar bahwa kami bisa menurunkan dia di tengah,” kata Coleman. Bale telah menghabiskan sebagian besar karirnya sebagai pesepakbola di posisi sayap, setelah memulai karir seniornya untuk Southampton sebagai bek kiri. Ia sesekali diturunkan di lini tengah pada saat bermain di Tottenham, sementara di Real Madrid, pesepakbola termahal di dunia itu terutama tampil di sayap kanan. “Saya telah melihat Gareth bermain di posisi manapun. Dia bisa bermain di mana saja,” kata Coleman.

“Kami telah kehilangan Sam Vokes dan kami hanya punya Simon Church sebagai striker murni, dan dia tidak bermain secara teratur untuk Charlton. “Dia [Bale] akan tampil di kompetisi ini di sejumlah posisi.” Pemain Burnley, Vokes mengalami sobek ligamen anterior dalam kekalahan 2-0 terhadap Leicester Maret lalu, sementara Church belum pernah diturunkan sejak awal pertandingan di Charlton musim ini, mencetak satu gol dalam tiga kali penampilannya dari bangku cadangan.

Belum ada lagi pemain yang ditarik dari skuad Wales, setelah James Collins, Adam Matthews, Sam Ricketts dan Hal Robson-Kanu sebelumnya ditarik keluar karena cedera. Sementara itu, gelandang Joe Ledley dan Emyr Huws kembali mengikuti latihan setelah absen beberapa sesi pekan lalu.

Wales mulai berlatih di lapangan 3G Andorra yang kontroversial untuk pertama kalinya pada Senin malam. Permukaan buatan yang akhirnya lulus inspeksi UEFA pada 3 September setelah tes awal menunjukkan bahwa bola meluncur terlalu cepat, menimbulkan kekhawatiran bahwa pertandingan harus dipindahkan ke tempat alternatif. “Kami harus melihatnya terlebih dahulu, ini adalah pertandingan pertama di sana,” kata Coleman. “Tapi kami tidak berada di sini untuk membicarakan tentang hal itu [lapangan]. Kami tahu apa yang akan kami hadapi. “Apa yang tidak boleh kami lakukan adalah berlarut-larut tentang itu. Kami harus langsung menghadapinya.” Wales belum pernah lolos ke babak final dari sebuah kompetisi utama sejak Piala Dunia 1958, meskipun mereka mencapai babak delapan besar pada Kejuaraan Eropa pada tahun 1976 – sebelum turnamen itu beralih ke format modern.

Setelah pertandingan pertama mereka, Wales akan menghadapi dua pertandingan kandang melawan Bosnia-Herzegovina dan Siprus pada 10 dan 13 Oktober sebelum menghadapi Belgia yang merupakan tim yang masuk ke babak perempat final di Piala Dunia lalu pada tanggal 16 November. Perluasan babak final di Perancis yang mengikutsertakan 24 tim berarti dua tim teratas dari masing-masing sembilan kelompok akan lolos secara otomatis. Kehadiran pemain Real Madrid Bale dan pemain Arsenal Aaron Ramsey dipandang sebagai faktor utama untuk peluang Welsh lolos ke babak final.